Tips Diet Tepat untuk Anak Penderita Gagal Ginjal Akut

- 28 Oktober 2022, 16:18 WIB
Kasus gagal ginjal akut di pemerintah kota Bandar Lampung/Pixabay/2344799/
Kasus gagal ginjal akut di pemerintah kota Bandar Lampung/Pixabay/2344799/ /
  1. Sesuaikan Dengan Kondisi

Menu makanan yang diberikan pada anak ini tentunya harus disesuaikan dengan kondisinya. Menu makanan untuk anak dengan perawatan cuci darah dan anak yang menjalani transplantasi ginjal tentunya memiliki perbedaan.

Baca Juga: Invasi Rusia ke Ukraina Sebabkan Kehancuran Budaya, UNESCO Sebut 207 Situs Budaya Rusak

  1. Nutrisi Seimbang

Nutrisi yang paling berpengaruh pada penderita gagal ginjal akut adalah sodium, kalium, fosfor, protein, kalori dan cairan. Menyeimbangkan nutrisi yang dibutuhkan ini pada menu anak akan jadi tantangan tersendiri. Beberapa panduan yang bisa diikuti seperti berikut.

  • Membatasi makanan dengan kandungan kalium tinggi seperti pisang, brokoli, produk susu, jus buah terutama jeruk, melon, kentang dan sejenisnya.
  • Pilih menu dengan kalium rendah seperti apel, buncis, kol, nanas dan bayam.
  • Membatasi makanan dengan kandungan fosfor tinggi seperti susu sapi dan olahannya (yogurt, es krim dan keju) dan makanan apapun dengan label kandungan fosfor
  • Pilih makanan rendah fosfor seperti susu kedelai atau beras dan semua jenis makanan tanpa kandungan fosfor.

Baca Juga: Waspada Krisis Global Tahun 2023, Menhan Prabowo Himbau Masyarakat untuk Antisipasi

  1. Perhatikan Makanan Sebelum Cuci Darah

Sebelum melakukan dialysis atau cuci darah, makanan yang dikonsumsi anak juga harus diperhatikan. Seperti dikansir dari Kidney.org, anak dengan gagal ginjal akut sebelum menjalani cuci darah sebaiknya dibatasi menu makanan dengan kandungan fosfor.

Jadi harus lebih banyak mengurangi produk makanan susu olahan. Perhatikan juga produk makanan lain yang mengandung fosfor.  Sebelum proses cuci darah, anak juga akan membutuhkan zat besi lebih untuk mengatasi anemia.

  1. Menu Berbeda Sebelum Menjalani Dialisis Peritoneal

Untuk anak yang menjalani treatment Dialisis Peritoneal akan membutuhkan diet dengan lebih banyak protein, mengurangi fosfor dan rendah sodium atau garam. Untuk bayi akan lebih baik diberikan susu bayi yang mengandung protein dan tambahan kalori.

Baca Juga: Bagaimana Benzena Bahan Dry Shampoo Dove Jadi Penyebab Kanker? Studi Ini Jadi Buktinya

  1. Makanan yang Dibatasi untuk Pengobatan Hemodialisa

Bagi anak penderita gagal ginjal akut yang pemjalani pengobatan hemodialisa perlu memperhatikan pembatasan menu makanan yang mengandung:

  • Natrium (makanan kaleng, olahan atau kemasan dan garam meja)
  • Kalium (yang banyak ditemukan ada sayuran dan buah-buahan)
  • Fluida (segala bentuk cairan pada suhu kamar)
  • Fosfor (biasanya ada pada makanan olahan atau kemasan, produk susu, dan daging)
  • Memperbanyak makanan dengan kandungan protein
  1. Perawatan Setelah Transplantasi Ginjal

Beberapa minggu pertama setelah transplantasi yang berhasil, berikan makanan sehat dengan gizi seimbang tanpa tambahan garam. Penting untuk menjaga diet anak degan memberikan makanan rendah lemak, rendah gula dan kolesterol.

Halaman:

Editor: Zaris Nur Imami

Sumber: Berbagai Sumber


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

x